World Rabies Day at DKPP Bandung City

DKPP Bandung, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, merayakan Hari Rabies Sedunia dengan mengundang para ahli dari CAATIS, sebuah pusat penelitian di Telkom University yang fokus pada teknologi informasi. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi pendataan hewan yang dikembangkan oleh CAATIS sebagai bagian dari upaya pencegahan rabies.


Dalam acara yang diadakan di Kantor DKPP Bandung, para ahli dari CAATIS memperkenalkan aplikasi yang mereka kembangkan, yang memungkinkan pendataan hewan secara efisien dan akurat. Aplikasi ini dirancang untuk membantu petugas lapangan dalam melacak populasi hewan, termasuk anjing dan kucing, serta memantau vaksinasi dan perawatan kesehatan yang diberikan kepada mereka.


Kepala Dinas DKPP Bandung, Bapak Ir GIN GIN GINANJAR, M.Eng., menyatakan bahwa aplikasi ini akan menjadi alat yang berharga dalam upaya pencegahan rabies. "Dengan bantuan teknologi informasi seperti aplikasi yang dikembangkan oleh CAATIS, kami dapat meningkatkan efisiensi dalam pendataan dan pemantauan hewan, yang pada gilirannya akan membantu kami mengambil langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif," ujarnya.


Rahmat Yasirandi Ph.D., seorang ketua dari CAATIS, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang dengan memperhatikan kebutuhan lapangan dalam mengelola data hewan secara sistematis. "Kami percaya bahwa dengan menyediakan alat yang mudah digunakan bagi petugas lapangan, kita dapat meningkatkan kualitas data yang dikumpulkan dan dengan demikian meningkatkan efektivitas program pencegahan rabies," kata Rahmat Yasirandi Ph.D..


Acara tersebut juga mencakup demonstrasi praktis tentang cara menggunakan aplikasi tersebut, serta diskusi tentang potensi pengembangan lebih lanjut dalam hal fungsionalitas dan kegunaan aplikasi.


Diharapkan bahwa dengan adopsi aplikasi ini oleh DKPP Bandung dan lembaga lainnya, pendataan hewan akan menjadi lebih terstruktur dan terukur, membantu dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit rabies di wilayah tersebut.